Salah satu pertanyaan paling sering masuk ke inbox kami adalah: “Pak, gimana sih caranya ke Pulau Kenawa? Bisa dari Lombok? Mahal nggak?” Wajar saja. Pulau kecil di ujung barat Sumbawa ini punya karakter yang jarang ditemui di NTB — savana terbuka di tengah laut, bukit kecil dengan panorama 360°, dan suasana sepi yang sulit Anda dapatkan di destinasi pulau yang lebih populer.
Artikel ini adalah panduan kami untuk Anda yang berencana ke Pulau Kenawa di tahun 2026. Anda akan menemukan rute paling masuk akal dari Lombok atau Bali, tarif terbaru per 2026, aktivitas realistis di pulau, fasilitas yang tersedia (dan yang tidak ada), sampai jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan kecil yang sering luput dibahas situs lain.
Contents
- Sekilas Pulau Kenawa: Lokasi, Ukuran & Status Konservasi
- Cara ke Pulau Kenawa: Rute & Estimasi Waktu
- Waktu Terbaik Berkunjung ke Pulau Kenawa
- Aktivitas Wisata di Pulau Kenawa
- Fasilitas di Pulau Kenawa: Yang Ada dan Yang Tidak Ada
- Packing List untuk Liburan ke Pulau Kenawa
- Estimasi Biaya Liburan ke Pulau Kenawa (2026)
- Catatan dari Tim Kami: Tips Insider yang Jarang Dibahas
- Pulau Kenawa atau Pulau Moyo: Mana yang Cocok untuk Anda?
- Pertanyaan yang Sering Ditanyakan (FAQ)
Sekilas Pulau Kenawa: Lokasi, Ukuran & Status Konservasi

Pulau Kenawa terletak di Selat Alas, perairan yang memisahkan Lombok dan Sumbawa, tepatnya di Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Pulau ini adalah salah satu dari gugusan delapan pulau kecil di Kawasan Konservasi Pesisir Gili Balu, bersama Pulau Paserang, Pulau Kambing, Pulau Belang, Pulau Kalong, Pulau Nano, Pulau Mandiki, dan Pulau Ular.
Ukurannya cukup kecil. Catatan resmi menyebut luasnya sekitar 11,83 hektar, sementara beberapa sumber lain menulis 13-15 hektar — perbedaan ini biasanya tergantung apakah area hutan bakau di tepi pulau dihitung atau tidak. Garis pantainya membentang sekitar 1,73 km melingkari pulau, dengan padang savana di tengah dan satu bukit kecil setinggi sekitar 80 meter.
Tidak ada penduduk permanen di sini. Hanya beberapa gazebo, dermaga kayu kecil, dan warung sederhana yang muncul di musim ramai. Status pulau sebagai kawasan konservasi berarti ada beberapa aturan yang perlu Anda ikuti, dan kami bahas detailnya di bagian aktivitas.
Cara ke Pulau Kenawa: Rute & Estimasi Waktu
Mayoritas tamu kami berangkat dari Lombok karena rute ini paling efisien, terutama untuk wisatawan yang sudah ada di Bali atau baru mendarat di Bandara Internasional Lombok (LOP) di Praya. Tapi ada juga opsi lain yang masuk akal tergantung dari mana Anda mulai.
Rute dari Bandara Lombok (Praya) atau Mataram
Jalur ini paling umum dipakai wisatawan. Estimasi total perjalanan dari bandara sampai dermaga Pulau Kenawa sekitar 5-6 jam kalau lancar.
Susunan perjalanannya:
- Bandara Praya / Mataram → Pelabuhan Kayangan (Lombok Timur): sekitar 2-3 jam darat tergantung titik berangkat dan kondisi lalu lintas. Anda bisa sewa mobil, naik travel pribadi, atau pakai DAMRI dengan tiket sekitar Rp 25.000-30.000.
- Pelabuhan Kayangan → Pelabuhan Poto Tano (Sumbawa Barat): kapal feri sekitar 1,5-2 jam menyeberangi Selat Alas.
- Pelabuhan Poto Tano → Dermaga Rakyat → Pulau Kenawa: jalan kaki sekitar 200 meter ke utara menuju Dermaga Rakyat, lalu naik kapal kayu nelayan 15-20 menit.
Kalau Anda tidak ingin pusing dengan transit, paket one-day trip ke Pulau Kenawa start dari Lombok bisa jadi opsi yang lebih nyaman.

Paket Wisata Sehari Pulau Kenawa (Start Lombok)
Mulai
IDR 380.000
per orang
Rute dari Bandara Sumbawa Besar
Untuk Anda yang mendarat di Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin III di Sumbawa Besar, rute ini sebenarnya lebih singkat tapi penerbangan ke sana lebih terbatas. Estimasi waktu sekitar 2 jam darat dari bandara ke Pelabuhan Poto Tano, lalu lanjut ke Dermaga Rakyat dan menyeberang dengan kapal kayu.
Rute ini cocok kalau Anda menggabungkan trip ke Pulau Kenawa dengan destinasi lain di Sumbawa seperti Pulau Moyo atau snorkeling hiu paus di Teluk Saleh.
Rute dari Bali
Wisatawan yang start dari Bali biasanya kombinasi feri penyeberangan dan perjalanan darat. Susunan umumnya:
Pelabuhan Padangbai (Bali) → Pelabuhan Lembar (Lombok) dengan feri sekitar 4-5 jam, lalu lanjut darat ke Pelabuhan Kayangan, dan ikuti rute yang sama seperti dari Lombok. Total bisa 10-12 jam, sehingga banyak yang memilih bermalam di Lombok dulu sebelum lanjut ke Kenawa keesokan harinya.
Tarif Feri Kayangan – Poto Tano (Update 2026)
Tarif feri ASDP per 2026 berdasarkan data resmi:
| Kategori | Tarif |
|---|---|
| Penumpang dewasa (pejalan kaki) | Rp 18.800 |
| Penumpang anak / bayi | Rp 5.200 |
| Sepeda (Golongan I) | Rp 32.000 |
| Sepeda motor (Golongan II) | Rp 75.000 |
| Mobil kecil (Golongan IV A) | mulai Rp 563.000-an |
Tarif bisa berubah tergantung kebijakan ASDP, terutama saat ada diskon liburan nasional (Nataru, Lebaran). Pemerintah sempat menerapkan diskon penyeberangan untuk momen tertentu di akhir 2025 dan awal 2026. Pelabuhan Kayangan beroperasi 24 jam dengan jadwal kapal rata-rata setiap 1 jam. Tiket bisa dibeli langsung di loket atau secara online melalui aplikasi/situs Ferizy.
Menyeberang dari Poto Tano ke Pulau Kenawa
Setibanya di Pelabuhan Poto Tano, jalan kaki sekitar 200 meter ke arah utara menuju Dermaga Rakyat Poto Tano. Kalau bingung, tanya saja petugas pelabuhan; mereka biasa diminta arah ke dermaga nelayan.
Dari Dermaga Rakyat, Anda sewa kapal kayu langsung ke nelayan setempat. Tarif perkiraan:
- Rp 300.000 pulang-pergi untuk ke Pulau Kenawa saja
- Rp 600.000 pulang-pergi kalau Anda mau menambahkan kunjungan ke Pulau Paserang dan Pulau Kambing dalam satu trip
Satu kapal kayu biasanya menampung hingga 10 orang. Kalau rombongan Anda kurang dari itu, tarifnya tetap sama; jadi makin banyak orang yang ikut, makin murah per kepalanya.
Tips penting yang sering dilupakan: simpan nomor HP pemilik kapal sebelum diturunkan di pulau. Nelayan akan menjemput Anda sesuai jam yang disepakati, dan kalau Anda mau lebih cepat atau lebih lama tinggal, lebih mudah komunikasi langsung daripada menunggu kapal lain lewat.
Waktu Terbaik Berkunjung ke Pulau Kenawa
Bulan April sampai Oktober adalah waktu paling ideal. Laut cenderung tenang, langit cerah, dan perjalanan kapal lebih nyaman. Trade-off-nya: savana berubah jadi kuning kecokelatan karena kering. Banyak fotografer justru lebih suka warna ini karena memberi kesan eksotis ala savana Afrika.
Bulan November sampai Maret adalah musim hujan. Savana hijau segar, tapi ombak Selat Alas bisa cukup besar dan penyeberangan kadang dibatalkan kalau cuaca buruk. Kalau Anda tetap mau pergi di musim ini, sebaiknya pantau prakiraan cuaca dan siapkan rencana cadangan.
Untuk pengalaman terbaik, berangkat pagi dari Lombok supaya Anda bisa pulang sebelum gelap atau setting up tenda sebelum sunset. Hindari weekend panjang dan musim liburan sekolah kalau Anda mau pulau yang sepi.
Aktivitas Wisata di Pulau Kenawa
Pulau ini kecil. Anda bisa keliling dengan jalan kaki dalam waktu kurang dari satu jam. Tapi justru itu yang bikin Kenawa pas untuk slow travel: bukan untuk diburu-buru, tapi dinikmati.
Trekking ke Puncak Bukit Kenawa

Ini aktivitas paling ikonik di pulau. Bukit setinggi sekitar 80 meter ada di tengah pulau, dan jalur trekking-nya cuma butuh 10-15 menit untuk sampai puncak. Tapi jangan terlalu santai. Kemiringannya mencapai 60° di beberapa titik, tanahnya cenderung licin karena loose rock berdebu, dan turunnya sebenarnya lebih sulit daripada naiknya.
Pakai sandal gunung atau sepatu yang gripnya bagus, jangan flip-flop. Kalau Anda merasa ragu di tengah jalan, jangan paksa.
Reward-nya sebanding. Dari puncak Anda bisa lihat panorama 360°: garis pantai Pulau Kenawa di bawah, gradasi warna laut, pulau-pulau kecil di gugusan Gili Balu, dan kalau cuaca cerah, Puncak Rinjani terlihat di kejauhan ke arah barat.
Snorkeling di Perairan Sekitar Pulau
Perairan di sekitar Kenawa relatif jernih dengan kedalaman 3-5 meter di dekat pantai. Anda bisa lihat terumbu karang yang masih cukup terjaga, ikan-ikan kecil warna-warni, dan sesekali bintang laut.
Beberapa nelayan menyewakan alat snorkeling di pulau dengan harga sekitar Rp 25.000-30.000 per orang. Tapi karena ketersediaannya tidak konsisten, kami sarankan Anda bawa sendiri dari Lombok kalau memang serius mau snorkeling. Spot terbaik biasanya di sisi pulau yang lebih terlindung dari arus. Tanyakan ke nelayan yang antar Anda, mereka tahu mana yang aman dan mana yang berarus.
Camping di Tepi Pantai dan Savana
Pulau Kenawa salah satu tempat camping paling unik di NTB. Anda bisa dirikan tenda di tepi pantai dengan suara ombak sebagai background tidur, atau di tengah savana yang terbuka.
Yang perlu Anda siapkan sendiri:
- Tenda dan perlengkapan tidur (sleeping bag, matras, headlamp)
- Air minum dalam jumlah cukup untuk semua orang
- Makanan dan kompor portable kalau mau masak
- Kantong sampah, karena semua sampah harus dibawa pulang
Beberapa nelayan atau operator tour menyediakan paket camping lengkap, tapi tidak semua. Kalau Anda datang independen, asumsikan tidak ada penyewaan tenda di pulau.
Aturan penting: dilarang membuat api unggun. Savana di pulau ini sangat mudah terbakar terutama di musim kemarau, dan pernah ada kasus kebakaran yang menghabiskan sebagian besar bukit. Untuk masak, pakai kompor gas mini dan letakkan di area pasir atau dekat dermaga.
Bonus dari camping di sini: langit malamnya luar biasa cerah. Tanpa polusi cahaya, di malam yang cerah Anda bisa lihat ribuan bintang dan bahkan Bima Sakti.
Menjelajahi Hutan Mangrove
Di sisi tertentu pulau ada hutan mangrove yang cukup luas, sekitar 2,4 hektar berdasarkan data 2012 dan kemungkinan sudah berkembang sekarang. Hutan ini adalah bagian ekosistem yang membuat Kenawa berstatus kawasan konservasi.
Anda bisa berjalan di tepiannya untuk fotografi atau sekadar lihat akar-akar mangrove yang menjulur ke air. Hindari merusak atau memetik bagian mangrove; selain melanggar, ini ekosistem yang melindungi pulau dari abrasi.
Hunting Sunrise dan Sunset
Karena Kenawa ada di Selat Alas, Anda bisa lihat sunrise dari arah Sumbawa dan sunset dari arah Lombok dari pulau yang sama. Spot terbaik untuk sunrise adalah bukit (cocok untuk yang mau bangun pagi-pagi), sementara sunset bisa dinikmati dari tepi pantai sambil bersantai.
Kalau Anda overnight di sini, golden hour pagi dan sore di Kenawa termasuk salah satu yang paling worth-it di NTB.
Fasilitas di Pulau Kenawa: Yang Ada dan Yang Tidak Ada
Salah satu hal yang paling sering bikin tamu kami kaget adalah ekspektasi yang tidak sesuai dengan kenyataan. Pulau ini bukan destinasi dengan fasilitas wisata lengkap. Itulah daya tariknya, tapi juga tantangannya.
Yang biasanya tersedia:
- Beberapa gazebo / saung sederhana untuk berteduh
- Toilet umum (kondisi seadanya, air terbatas)
- Satu atau dua warung kecil yang menjual makanan instan, minuman, dan kadang nasi bungkus
- Air bersih dijual per galon, biasanya sekitar Rp 10.000-15.000 (tergantung stok pemilik warung)
- Charging HP di warung, sekitar Rp 10.000 per perangkat
- Mushola sederhana
- Dermaga kayu
Yang TIDAK ada di pulau:
- Hotel, homestay, atau penginapan apapun
- Air bersih untuk mandi (Anda harus beli atau hemat-hemat pakai)
- Listrik 24 jam (warung biasanya hanya menyalakan generator di waktu tertentu)
- Signal HP yang stabil; sinyal seluler ada tapi kadang putus-nyambung
- ATM atau tempat tukar uang
- Sewa tenda resmi (tidak konsisten ada/tidaknya)
- Penjaga pantai atau life guard
Bawa cukup uang tunai. Bawa lebih banyak air daripada yang Anda kira perlu.
Packing List untuk Liburan ke Pulau Kenawa
Untuk one-day trip:
- Topi atau bandana, sunscreen SPF tinggi
- Sandal jepit dan sepatu / sandal gunung untuk trekking
- Pakaian renang dan handuk cepat kering
- Air mineral minimal 2 liter per orang
- Snack ringan
- Uang tunai pecahan kecil
- Powerbank
- Kantong plastik untuk barang basah dan sampah
Tambahan untuk camping overnight:
- Tenda, sleeping bag, matras
- Headlamp atau senter dengan baterai cadangan
- Kompor gas mini dan bahan masakan instan
- Pakaian ganti hangat (malam bisa cukup dingin saat musim kemarau)
- Obat-obatan pribadi
- Repellent serangga
- Kresek besar untuk semua sampah dibawa pulang
Estimasi Biaya Liburan ke Pulau Kenawa (2026)
Perkiraan kasar berdasarkan rate 2026. Angka bisa bervariasi tergantung jumlah orang dan negosiasi di lapangan.
One-day trip independen dari Lombok (per orang, rombongan 4 orang):
- Sewa mobil PP Lombok-Kayangan: Rp 700.000 ÷ 4 = ~Rp 175.000
- Tiket feri PP (penumpang saja): 2 × Rp 18.800 = Rp 37.600
- Sewa kapal kayu PP: Rp 300.000 ÷ 4 = Rp 75.000
- Makan, air, jajan: ~Rp 100.000
Total perkiraan: Rp 380.000-450.000 per orang untuk one-day trip independen.
Kalau Anda ikut paket yang sudah include semua (transport, kapal, makan, guide), harganya kira-kira setara, tapi Anda tidak perlu pusing mengatur logistik.
Camping overnight (per kelompok 4-6 orang):
- Transport PP Lombok: Rp 800.000-1.000.000 total
- Tiket feri PP penumpang: ~Rp 150.000 total untuk 4 orang
- Sewa kapal kayu PP + 1 malam standby: ~Rp 400.000-500.000
- Sewa atau bawa tenda dan perlengkapan camping
- Makanan, air bersih, snack: ~Rp 300.000 total
Estimasi total: Rp 2.000.000-2.500.000 untuk kelompok 4-6 orang (sekitar Rp 400.000-500.000 per orang).
Catatan dari Tim Kami: Tips Insider yang Jarang Dibahas

Setelah belasan kali mengantar tamu ke Pulau Kenawa, ada beberapa hal yang kami pelajari dari pengalaman lapangan yang jarang ditulis di artikel-artikel lain.
Pagi hari sebelum jam 10 adalah waktu emas. Air laut paling jernih, ombak paling tenang, dan pulau masih sepi. Setelah jam 12 siang, biasanya angin mulai kencang dan kapal yang transit di Poto Tano bikin perairan agak berombak.
Negosiasi tarif kapal lebih mudah kalau Anda berangkat dari Dermaga Rakyat langsung. Beberapa nelayan menawarkan harga lebih rendah kalau Anda datang siang hari (sudah selesai dengan tamu pagi mereka) dan dengan rombongan kecil.
Bawa cash recehan. Toilet, charging HP, air galon, semua transaksinya tunai, dan pedagang sering tidak punya kembalian untuk pecahan besar.
Cek jadwal feri terakhir kalau Anda balik di hari yang sama. Kapal terakhir biasanya berangkat dari Poto Tano sebelum maghrib. Kalau Anda tertinggal, opsi terdekat adalah menginap di sekitar Poto Tano (homestay sederhana ada beberapa) atau balik ke Sumbawa Besar.
Cuaca bisa berubah cepat. Kami pernah ada kejadian tamu yang baru sampai pulau, lalu hujan deras turun dan kapal nelayan tidak berani menyeberang balik. Akhirnya mereka tertunda 4 jam sampai cuaca aman. Kalau Anda lihat awan gelap menumpuk di arah Lombok atau Sumbawa, sebaiknya cepat selesaikan agenda dan minta dijemput lebih awal.
Sampah harus dibawa pulang. Ini bukan cuma soal etika, tapi aturan kawasan konservasi. Beberapa tamu kami terbiasa di pantai lain yang ada petugas kebersihan, dan kaget ketika kami minta mereka kumpulkan semua bungkus dan botol kosong untuk dibawa balik.
Pulau Kenawa atau Pulau Moyo: Mana yang Cocok untuk Anda?
Ini pertanyaan yang sering kami terima dari tamu yang baru pertama ke Sumbawa. Jawabannya tergantung gaya liburan Anda.
Pilih Pulau Kenawa kalau:
- Anda punya waktu terbatas (one-day trip dari Lombok cukup)
- Budget terbatas, lebih cocok untuk backpacker atau mid-budget
- Suka camping dan suasana minimalis
- Tertarik pemandangan savana terbuka, bukan hutan tropis
Pilih Pulau Moyo kalau:
- Anda ingin pengalaman pulau yang lebih lengkap (ada air terjun, snorkeling spot kelas atas, hutan tropis)
- Budget lebih longgar (akomodasi mulai homestay sampai resort eksklusif tersedia)
- Punya waktu minimal 2-3 hari
- Mencari kombinasi alam darat dan laut dalam satu pulau
Banyak tamu kami yang punya waktu 5-7 hari di Sumbawa pilih kombinasi keduanya: Kenawa untuk day trip dan Moyo untuk overnight. Lihat Paket Tour Pulau Moyo
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan (FAQ)
Apakah ada tiket masuk ke Pulau Kenawa? Tidak ada tiket masuk resmi. Anda hanya perlu membayar tarif sewa kapal kayu untuk menyeberang. Beberapa informasi yang beredar tentang retribusi Rp 50.000 kemungkinan keliru atau hanya berlaku untuk grup tertentu.
Apakah kapal penyeberangan ke Kenawa beroperasi setiap hari? Ya, kapal kayu nelayan beroperasi setiap hari selama cuaca memungkinkan. Tapi jadwalnya tidak fix; Anda perlu cari nelayan langsung di Dermaga Rakyat. Di musim hujan, ada hari-hari tertentu yang dibatalkan karena ombak besar.
Bisakah saya membawa motor atau sepeda lipat ke Pulau Kenawa? Tidak ke pulaunya, karena kapal kayu nelayan tidak bisa angkut kendaraan. Tapi Anda bisa bawa motor atau sepeda ke Poto Tano lewat feri dari Kayangan, lalu titipkan di sekitar dermaga.
Di mana parkir motor saat menyeberang ke Kenawa? Anda bisa parkir di rumah warga di sekitar Dermaga Rakyat atau di area pelabuhan. Biasanya pemilik kapal yang Anda sewa bisa membantu mengarahkan tempat parkir yang aman. Pastikan minta nomor kontak pemilik tempat parkir.
Aman tidak bermalam di Pulau Kenawa? Aman. Pulau ini tidak berpenghuni permanen tapi sering dikunjungi nelayan dan tamu lain. Pastikan kondisi tenda Anda solid (angin laut bisa kencang), bawa cukup air, dan jangan tinggalkan barang berharga tanpa pengawasan.
Bagaimana kalau jumlah rombongan kami kurang dari 10 orang? Tarif sewa kapal kayu tetap sama (Rp 300.000 PP) berapapun jumlah Anda, selama tidak melebihi 10 orang. Untuk solo traveler atau pasangan, ini berarti tarifnya jadi cukup mahal per kepala. Solusinya: gabung dengan rombongan lain di dermaga (sering ada), atau ikut paket open trip yang biaya kapalnya sudah di-share.
Apakah ada signal HP di Pulau Kenawa? Ada, tapi tidak stabil. Provider Telkomsel paling konsisten, sementara provider lain kadang lemah. Untuk kebutuhan darurat masih bisa, tapi jangan andalkan untuk streaming atau kerja online.
Pulau Kenawa adalah tipe destinasi yang tidak cocok untuk semua orang, dan justru itu kekuatannya. Untuk Anda yang sudah lelah dengan keramaian Bali atau Gili, dan mau pulau yang terasa benar-benar terpisah dari hiruk-pikuk, Kenawa adalah pilihan yang masuk akal.
Kalau Anda berencana ke sini dan ingin perjalanan yang lebih ringkas tanpa pusing urus logistik kapal dan transport, tim kami di The Langkah Travel sudah biasa mengantar tamu ke Pulau Kenawa baik untuk one-day trip maupun camping overnight. Lihat Paket Tour Sumbawa atau hubungi tim kami lewat halaman kontak untuk diskusi rencana perjalanan Anda.











Rencananya minggu depan mengunjungi pulau ini. Kira2 bisa gak ya bawa spd lipat kesini. Jika bermalam disini amankah???
Bisa dan aman pak
kakau bawa motor parkir dimana?
Bisa parkir di rumah warga atau tanyakan pemilik boat yg disewa kak
Apakah kapal penyebrangan ada setiap hari?
Iya ada steiap hari kak